Ketahanan Ruang Kawasan Kampung Berbasis Modal Sosial Studi Kasus: Kawasan Kampung Baru Kota Balikpapan

Main Article Content

Yudi Fitriadi

Abstract

Kawasan Kampung Baru Kota Balikpapan merupakan kawasan pemukiman padat penduduk yang berada di tepi Teluk Balikpapan. Kawasan pemukiman ini berdiri di sepanjang pesisir hingga sampai ke atas perairan laut. Dalam kawasan pemukiman ini terdapat dermaga-dermaga sebagai simpul transportasi penyeberangan laut baik penumpang maupun nelayan yang cukup padat aktivitasnya sehari-hari. Keunikan kawasan ini yaitu adanya sebutan ‘Texas’ untuk pemukiman ini. Hal ini disebabkan oleh kejadian-kejadian tindak kriminalitas yang terjadi di kawasan tersebut sehingga muncul persepsi bahwa kawasan tersebut rawan dan berbahaya. Selain itu kondisi pemukiman yang padat dan menumuknya sampah di laut membuat kesan kumuh yang menambah ke’Texas’an kawasan ini. Dalam kawasan yang dipersepsikan ‘Texas’ tersebut, masyarakat kampung tetap beraktivitas sehari-hari dan memanfaatkan keberadaan pelabuhan dan kawasan industri disekitarnya untuk berpenghidupan.


 


Penelitian ini bertujuan untuk memahami seperti apa ketahanan ruang yang ada di dalam kawasan perkampungan tersebut. Dengan menggunakan metode induktif-kualitatif dan pendekatan fenomenologi, penelitian ini mencoba mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dari aktivitas masyarakat penghuni kawasan ini terkait dengan ketahanan terhadap berbagai ancaman atau hambatan yang mereka alami sehari-hari. Penelitian ini mencoba mengeksplorasi bagaimana ketahanan ruang yang terjadi di kampung tersebut, yang bisa tercermin melalui bentukan fisik, perilaku, budaya, dan aktivitas masyarakat sehari-hari.


 


Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan ruang masyarakat Kampung Baru Kota Balikpapan dilandasi oleh modal sosial yang dimiliki masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan penguatan ketahanan ruang yang terjadi yaitu adanya kelembagaan yang aktif sebagai motor penggerak sistem sosial masyarakat serta adaptasi komunal masyarakat dalam merespon dan meghadapi ancaman dan gangguan dari kerawanan kriminalitas yang terjadi.


 


Kata Kunci: Ketahanan ruang, fenomenologi, adaptasi, kelembagaan

Article Details

Section
Articles